Laman

Senin, 03 Oktober 2011

Tali Baja

1.KONSTRUKSI

Wire Rope adalah tali baja yang terbuat dari beberapa WIRE yang dipilin membentuk STRAND, lalu beberapa STRAND tersebut dipilin mengelilingi CORE untuk membentuk wire rope.


Konstruksi menyatakan banyaknya wire dan strand dalam suatu wire rope.
Format konstruksi wire rope : Banyaknya Strand x Banyaknya Wire.

Contoh: Wire Rope 6 x 37 terdiri dari 6 strand yang mengelilingi 1 core dimana masing masing strand terdiri dari 37 wire.



Semakin banyak jumlah wire didalam strand membuat ukuran individual wire lebih kecil sehingga wire rope lebih flexible, sebaliknya semakin sedikit jumlah wire di dalam strand membuat ukuran wire menjadi lebih besar sehingga wire rope menjadi lebih kaku.

Wire Rope yang flexible mempunyai daya tahan terhadap tekukan yang baik sehingga cocok digunakan pada crane. Wire rope dengan ukuran individual wire yang besar mempunyai ketahanan terhadap gesekan yang baik sehingga sesuai digunakan untuk menari.

2.CORE/HATI

Core wire rope umumnya terdiri dari 3 bahan:
Fiber Core (FC) – tali plastic.
Hemp Core (HC) – tali manila.
Wire Core (IWRC) – kawat baja.

Keuntungan FIBER (FC) atau HENEP CORE (HC) adalah wire rope lebih flexible dan lebih tahan karat. Keuntungan WIRE CORE (IWRC) adalah breaking load yang lebih tinggi.


3.UKURAN

Ukuran diameter wire rope dinyatakan dalam mm atau inch dan dapat diukur menggunakan sigmat. Ilustrasi berikut menunjukkan cara mengukur wire rope yang salah dan benar:



Faktor yang mempengaruhi ukuran wire rope adalah besarnya sheave yang dilalui wire rope dan beban yang akan digerakkan oleh wire rope.

4. ASAL

Saat ini wire rope yang kita stock berasal dari 2 negara: RRT dan Korea. Wire rope Korea menawarkan kualitas yang lebih tinggi dan kualitas yang konsisten.

5. PUTARAN

Putaran menunjukkan arah strand wire rope diputar mengelilingi Core.
Wire rope strand yang diputar searah jarum jam disebut Putaran Kanan atau Right Hand Regular Lay disingkat (RHRL). Sebaliknya strand yang diputar berlawanan arah jarum jam disebut Putaran Kiri atau Left Hand Regular Lay (LHRL).

Untuk membedakan, wire rope PUTARAN KANAN jika dilihat secara vertikal, sudut pada strand akan membentuk huruf “Z”, sedangkan wire rope PUTARAN KIRI, jika dilihat secara vertikal akan membentuk huruf “S”.

6. FINISHING

2 type finishing wire rope:
- BRIGHT/UNGALVANIS
- GALVANIS

Wire rope galvanis permukaan luarnya berwarna putih karena dilapisi zinc. Keuntungannya lebih tahan karat daripada wire rope ungalvanis. Kerugiannya: harganya lebih mahal. Wire rope ungalvanis keuntungannya lebih murah namun kurang tahan karat dibandingkan wire rope galvanis.

7. QUANTITY

Panjang Wire Rope yang akan digunakan, biasa dinyatakan dalam meter.

8. GRADE

Wire rope diproduksi berdasarkan beberapa grade. Setiap grade memberikan kombinasi tensile strength, kekerasan, ketahanan terhadap gesekan dan tekukan yang berbeda.

Standard industri yang banyak dipakai untuk menentukan grade adalah A.P.I (American Petroleum Institute) dan JIS (Japan Industrial Standard).

9. LUBRIKASI

Lubrikasi pada wire rope berfungsi mencegah karat dan mengurangi gesekan antar strand dan wire didalam wire rope sehingga memperpanjang usia.

Empat jenis lubrikasi yang umum:
Dry: tanpa gemuk hanya dilapisi minyak ringan dibagian dalam core dan strand.
A: Gemuk ringan, warna coklat kekuningan biasa diaplikasikan pada wire rope galvanis.
B: Gemuk hitam.
C: Gemuk hitam pekat, memberi proteksi yang baik terhadap karat. Ideal digunakan di laut, konstruksi, dan logging.

http://www.asmarines.com/pemesanan-wire-rope

TIPS MEMILIH WIRE ROPE BERKUALITAS

Harga wire rope sangat bervariasi, mulai dari yang paling murah sampai yang paling mahal.
Supaya anda tidak salah pilih, pastikan:

  1. Jika anda membeli wire rope berkualitas dari Korea, Jepang, atau Eropa pastikan wire rope anda datang dengan ID tape untuk memastikan wire rope yang anda terima benar benar asli.



  2. Jika anda membeli wire rope RRT pastikan:
    • Panjang wire rope yang anda terima tidak kurang. Cara mudah mengecek panjang wire rope adalah dengan cara menimbang wire rope yang anda terima.
    • Diameter wire rope full, tidak kurang / banci.
    • Putaran wire rope tidak renggang. Wire rope yang renggang saat dipotong ujungnya mudah buyar dan saat dipakai cepat rusak.
    • http://www.asmarines.com/tips-memilih-wire-rope-berkualitas

    Tali baja

    Tali baja : Struktur, diameter dan pemakaiannya

    Contoh tali baja yang umum untuk di laut

    Type

    Struktur dan diameter

    Contoh penerimaan

    S

    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN

    7 x 7 (6/1)
    Inti tengah : baja
    Æ 12 sampai 28 mm

    Standing rigging

    +

    6 x 7 ( 6/1 )
    Inti tengah : tekstil
    Æ 8 Sampai 16 mm

    Standing rigging
    Harp untuk trawler kecil
    Kapal-kapal kecil

    +

    6 x 12 (12/fibre)
    Inti tengah : strand cores,
    serat, Æ 8 sampai 16 mm

    8ridle dan warp pada trawl
    kecil
    Morring dan running rigging

    ++

    6 x 19 (9/9/1)
    Inti tengah : darl baja
    atau textil, Æ 16 - 30 mm

    Tali penarik trawl (warp)

    +

    6 x 19 (12/6/1)
    Inti tengah : darl tekstil
    Æ 8 sampai 30 mm

    Tali penyapu (sweep) dan warp pada trawl Running rigging

    +

    6 x 24 (15/9/fibre)
    Inti tengah : darl tekstil
    Running rigging

    Tali penyapu (sweep) dan warp
    pada trawl
    Running rigging

    +

    6 x 37 (18/12/6/1)
    Inti tengah : dari tekstil
    Æ 20 sampai 72 mm

    Purse wire
    Morring dan running
    Rigging mooring

    ++

    S = kelenturan

    + = kurang atau rata - rata

    ++ = baik

    Sebagai aturan umum, makin banyak jumlah strand dan makin banyak jumlah filament per strand makin lentur tali tersebut.

    Tali baja galvanis : runnage, breaking strength

    (strukturnya lihat halaman 24)

    Contoh

    6 x 7 (6/1)

    diam.
    mm

    kg/
    100 m

    R
    kgf

    8

    22.2

    3 080

    9

    28.1

    3 900

    10

    34.7

    4 820

    11

    42.0

    5 830

    12

    50.0

    6 940

    13

    58.6

    8 140

    14

    68.0

    9 440

    15

    78.1

    10 800

    16

    88.8

    12 300

    6 x 19 (9/9/1)

    diam.
    mm

    kg/
    100 m

    R
    kgf

    16

    92.6

    12 300

    17

    105

    13 900

    18

    117

    15 500

    19

    131

    17 300

    20

    145

    19 200

    21

    160

    21 200

    22

    175

    23 200

    23

    191

    25 400

    24

    208

    27 600

    25

    226

    30 000

    26

    245

    32 400

    6 x 24 (15/9/fibre)

    diam.
    mm

    kg/
    100m

    R
    kgf

    8

    19.8

    2 600

    10

    30.9

    4 060

    12

    44.5

    5 850

    14

    60.6

    7 960

    16

    79.1

    10 400

    18

    100

    13 200

    20

    124

    16 200

    21

    136

    17900

    22

    150

    19 700

    24

    178

    23 400

    26

    209

    27 500

    6 x 12(12/libre)

    diam
    mm

    kg/
    100 m

    R
    kgf

    6

    9.9

    1 100

    8

    15.6

    1 940

    9

    19.7

    2 450

    10

    24.3

    3 020

    12

    35.0

    4 350

    14

    47.7

    5 930

    16

    62.3

    7 740

    6 x 19(12/6/1)

    diam
    mm

    kg/
    100 m

    R
    kgf

    8

    21.5

    2 850

    10

    33.6

    4 460

    12

    48.4

    6 420

    14

    65.8

    8 730

    16

    86.0

    11 400

    18

    109

    14 400

    20

    134

    17 800

    22

    163

    21 600

    24

    193

    25 700

    6 x 37 (18/12/6/1)

    diam
    mm

    kg/
    100m

    R
    kgf

    20

    134

    17 100

    22

    163

    20 700

    24

    193

    24 600

    26

    227

    28 900

    R = Daya tahan putus (baja 145 k gf/ mm2 )

    * Safe working load, lihat halaman 5.

    Penanganan tali baja

    NO

    Yes

    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN

    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN

    Penggulungan ke gelondongan tergantung pada arah pilinan tali

    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN

    penyesuaian tali baja dengan drum dan sheaves

    ⊕ Drum: Hubungan diameter drum (D) dengan diameter tali baja (Ø) yang digulung
    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN D/Ø tergantung struktur tali baja dan situasi, D harus ber-kisar antara 20 Ø - 48 Ø. Dalam praktek dikapal perikanan, tergantung pada luas tempat yang tersedia, biasanya : 0 = 14 Ø atau lebih
    ⊕ Sheaves: Hubungan diameter sheave (1) dengan diameter tali baja (Ø) yang melwatinya –
    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN D/ Ø tergantung struktur tali baja dan keadaan khusus, D ber-kisar antara 20 Ø - 48 Ø. Dalam praktek di kapal perikanan, tergantung pada luas tempat yang tersedia, biasanya : D = 9 Ø atau lebih

    Lebar sheaves dibanding diameter tali baja

    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN

    ⊕ Letak sheave terhadap drum

    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN

    Sudut maksimum tali baja antara tempat gantungan sheaves dan drum yang diputar otomatis atau manual

    (Agar sheave bisa berputar dengan sudut yang bergantian, lebih baik menggantung block secara fleksibel dibanding dipasang menetap).

    ⊕ Klem tali baja harus dipasang dengan baut pada bagian tali baja yang tengah

    PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN

http://www.fao.org/docrep/010/ah827o/ah827id03.htm

1 komentar:

  1. Mana yang lebih bagus, wire rope buatan JEpang atau Korea? trims

    BalasHapus